33 Negara Bagian Amerika Menuntut Meta karena ‘Membuat Remaja Kecanduan’

Artikel ini terakhir diperbarui pada Oktober 25, 2023

33 Negara Bagian Amerika Menuntut Meta karena ‘Membuat Remaja Kecanduan’

meta

33 negara bagian AS telah mengajukan gugatan terhadap Meta, perusahaan induk Facebook dan Instagram, dengan tuduhan menggunakan teknik tidak etis untuk membuat generasi muda ketagihan pada platform mereka.

Tuduhan Manipulasi

Menurut pengaduan yang diajukan oleh negara bagian, Meta, yang sebelumnya dikenal sebagai Facebook, menggunakan berbagai taktik untuk memikat dan melibatkan anak-anak dan remaja, dengan memprioritaskan keuntungan daripada kesejahteraan pengguna muda. Negara-negara bagian tersebut berpendapat bahwa perusahaan tersebut sengaja meremehkan bahaya signifikan yang terkait dengan platform media sosial mereka, dan mengabaikan dampak negatifnya terhadap kesehatan mental dan fisik kaum muda.

Negara Mencari Akuntabilitas

California, New York, Louisiana, Georgia, dan negara bagian lain ikut serta dalam gugatan tersebut, dengan tuduhan bahwa Meta telah gagal mengatasi dampak buruk yang ditimbulkan terhadap generasi muda meskipun terdapat banyak bukti. Jaksa Agung Negara Bagian New York Letitia James menegaskan bahwa perusahaan media sosial seperti Meta berkontribusi terhadap buruknya kesehatan anak-anak dan remaja.

Tanggapan Meta

Sebagai tanggapannya, Meta menekankan komitmennya untuk memberikan pengalaman online yang aman dan positif bagi kaum muda. Perusahaan mengklaim telah menerapkan lebih dari 30 sumber daya untuk membantu remaja dan keluarga mereka.

Namun, Meta mengungkapkan kekecewaannya terhadap keputusan negara bagian yang mengambil tindakan hukum daripada berkolaborasi dengan perusahaan untuk menetapkan standar yang jelas bagi penggunaan aplikasi remaja.

Kaitannya dengan Gangguan Makan

Gugatan tersebut menyusul terungkapnya laporan internal Meta melalui The Wall Street Journal yang mengungkap informasi meresahkan. Berdasarkan laporan ini, 17 persen gadis remaja percaya bahwa Instagram memperburuk gangguan makan. Pelapor Frances Haugen, mantan karyawan Meta, juga berpendapat pada tahun 2021 bahwa Instagram memiliki dampak buruk bagi generasi muda. wanita.

Di Amerika Serikat, platform media sosial dilarang mengizinkan anak-anak di bawah usia 13 tahun menggunakan platform mereka. Namun, anak kecil masih mudah membuat akun dan mengakses platform ini.

Dampak terhadap Kesehatan Mental dan Fisik

Gugatan terhadap Meta menggarisbawahi meningkatnya kekhawatiran mengenai dampak media sosial terhadap kaum muda. Sejumlah penelitian mengaitkan penggunaan media sosial yang berlebihan dengan masalah-masalah seperti kecemasan, depresi, dan citra tubuh yang buruk di kalangan anak muda.

Peran Periklanan

Salah satu isu kontroversial yang diangkat dalam gugatan tersebut adalah pengaruh iklan bertarget terhadap pengguna muda. Kritikus berpendapat bahwa platform media sosial seperti Facebook dan Instagram mengumpulkan banyak data pribadi untuk menyesuaikan iklan dengan individu tertentu, sehingga meningkatkan keterlibatan dan kecanduan mereka terhadap platform tersebut.

Mengatur Media Sosial

Gugatan terhadap Meta mencerminkan perlunya regulasi dan pengawasan yang lebih ketat terhadap platform media sosial. Banyak ahli dan anggota parlemen menyerukan undang-undang yang komprehensif untuk melindungi pengguna muda dan meminta pertanggungjawaban perusahaan atas praktik mereka.

Kesimpulan

Gugatan yang diajukan oleh 33 negara bagian Amerika terhadap Meta menyoroti kekhawatiran seputar dampak media sosial terhadap kaum muda. Negara-negara bagian tersebut menegaskan bahwa taktik Meta untuk memikat dan membuat generasi muda kecanduan terhadap platform mereka telah mengakibatkan kerugian yang signifikan terhadap kesehatan mental dan fisik mereka. Ketika pertarungan hukum berlangsung, hasil dari kasus ini dapat mempunyai implikasi yang luas terhadap regulasi platform media sosial dan perlindungan pengguna muda.

meta, facebook

Bagikan dengan teman

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*