Barbra Streisand memastikan Siri mengucapkan namanya dengan benar

Artikel ini terakhir diperbarui pada November 7, 2023

Barbra Streisand memastikan Siri mengucapkan namanya dengan benar

Barbra Streisand

Apple menyesuaikan pengucapan Siri atas nama Barbra Streisand

Barbra Streisand, penyanyi dan aktris terkenal, baru-baru ini menghubungi CEO Apple Tim Cook untuk mengatasi masalah bagaimana Siri, asisten suara Apple, mengucapkan namanya. Streisand, yang berusia 81 tahun, ingin Siri mengucapkan nama belakangnya dengan bunyi ‘s’, bukan ‘z’.

Dalam memoarnya yang bertajuk My Name is Barbra, Streisand menjelaskan bahwa nama belakangnya harus diucapkan seperti “pasir di pantai”. Tidak puas dengan pengucapan Siri, dia mengambil tindakan sendiri dan secara pribadi menelepon Tim Cook untuk meminta perubahan.

Untungnya, Cook pengertian dan akomodatif. Dia segera mengatur agar pengucapan Siri disesuaikan agar sesuai dengan preferensi Streisand. Kejadian ini menyoroti hak istimewa yang datang dari ketenaran dan pengakuan.

Disebutkan secara khusus untuk Jeroen Krabbé

Biografi Streisand yang baru-baru ini dirilis, tersedia di toko-toko saat ini, memuat penyebutan khusus tentang aktor Jeroen Krabbé. Krabbé dan Streisand bekerja sama dalam film The Prince of Tides pada tahun 1991, dan persahabatan mereka terus bertahan sejak saat itu.

Streisand mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada Krabbé dalam bukunya, mengakui bakatnya dan pengalaman menyenangkan berkolaborasi dengannya dalam film yang mendapat pujian kritis. Penyebutan ini berfungsi sebagai bukti persahabatan abadi mereka.

Seorang seniman bertanggung jawab atas identitasnya

Meskipun insiden tersebut mungkin tampak sepele, namun hal ini menyoroti pentingnya seorang seniman memiliki kendali atas identitasnya sendiri. Desakan Streisand agar namanya diucapkan dengan benar menunjukkan komitmennya terhadap keaslian dan memastikan bahwa namanya dikenali dan dihormati secara akurat.

Di era digital saat ini, asisten suara seperti Siri telah menjadi bagian integral dari kehidupan kita sehari-hari, sering kali membantu kita melakukan berbagai tugas. Namun, keakuratan dan pengucapan nama terkadang menjadi tantangan bagi asisten suara ini.

Kekuatan kontak pribadi

Keputusan Streisand untuk menghubungi Tim Cook secara pribadi merupakan bukti tekad dan proaktifnya. Alih-alih mengandalkan perantara atau pernyataan publik, ia mengambil tindakan sendiri.

Dengan menghubungi Cook secara langsung, Streisand dapat memperjelas permintaannya dan memastikan bahwa preferensinya dipahami. Kontak pribadi ini menunjukkan kekuatan komunikasi dan dampaknya ketika seseorang mengambil alih identitasnya sendiri.

Keuntungan dari ketenaran

Keberhasilan interaksi Streisand dengan Apple dan respons cepat yang diterimanya dari Tim Cook dapat dikaitkan dengan statusnya sebagai sosok yang terkenal dan berpengaruh. Ketenarannya membawa serta keuntungan tertentu yang mungkin tidak dapat diakses oleh orang biasa.

Namun, penting untuk disadari bahwa tidak semua orang memiliki tingkat pengaruh atau kemampuan yang sama untuk melakukan perubahan dengan mudah. Meskipun pengalaman Streisand dengan pengucapan Siri diselesaikan dengan panggilan telepon sederhana, orang lain mungkin kesulitan agar kekhawatiran mereka didengar dan ditangani.

Mengatasi tantangan teknologi pengenalan suara

Insiden seputar pengucapan nama Streisand menimbulkan pertanyaan yang lebih luas tentang keakuratan dan kemampuan beradaptasi teknologi pengenalan suara, yang terus berkembang. Meskipun Siri telah meningkat secara signifikan sejak diperkenalkan, masih ada kasus di mana nama atau kata tertentu mungkin salah diucapkan.

Kemajuan teknologi dalam pengenalan suara tetap penting, khususnya dalam bidang inklusivitas dan penghormatan terhadap nama dan identitas budaya yang beragam. Insiden yang melibatkan Streisand berfungsi sebagai pengingat akan tantangan yang dihadapi oleh teknologi ini dan perlunya perbaikan terus-menerus.

Memastikan representasi dan pengakuan yang akurat

Permintaan Barbra Streisand agar Siri mengucapkan namanya dengan benar lebih dari sekadar preferensi pribadi. Hal ini menggarisbawahi pentingnya keterwakilan dan pengakuan yang akurat bagi individu dari semua lapisan masyarakat.

Identitas budaya dan individu sangatlah penting dan harus dihormati, terutama di zaman dimana teknologi dan kecerdasan buatan memainkan peran penting dalam kehidupan kita sehari-hari. Teknologi pengenalan suara harus beradaptasi dan berkembang agar dapat secara akurat mewakili masyarakat global yang beragam dan multikultural.

Barbra Streisand

Bagikan dengan teman

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*